Minggu, 21 Juli 2013

Sepatu (kembali) Baru




Rasanya sedih banget ngeliat sepatu favorit yang lama tak terpakai bernasib naas seperti itu. Kulitnya yang cantik bernoda dan mengelupas di sana sini. Mau dibuang, masih sayang. Kecuali permukaannya, sepatu itu masih dalam kondisi baru. 

Rabu, 12 Juni 2013

[cerpen] Missing Heel



Tidak ada yang mengalahkan kegilaan Lucy pada sepatu.
Di antara orang yang kukenal, she is totally shoe fetish. Meskipun belum sekaliber Danielle Steel yang punya enam ribu pasang sepatu Christian Louboutin atau Keira Knightley yang bahkan memiliki sepatu yang tak pernah keluar dari kotaknya karena tidak sesuai ukuran kakinya.
Lucy baru memiliki empat puluh tujuh pasang sepatu, jumlah yang cukup abnormal untuk ukuran orang normal. Walaupun harganya masih berkisar ratusan ribu, tetap saja bikin orang menggeleng-gelengkan kepala melihat kesukaannya pada sepatu.

Minggu, 10 Maret 2013

entah....

@google


Aku capek! Keluhnya di antara dentum irama menghentak yang terdengar semakin menggila dari balik pintu tempatnya menyembunyikan diri sejenak.


Selasa, 22 Januari 2013

[perjalanan] Persinggahan Terakhir


Danau ini terbentuk dari area bekas tambang. Kebayang kan ya betapa kayanya Bumi Kalimantan Timur, khususnya Tenggarong Seberang. Sudah banyak banget emas hitam yang dikeruk dan meninggalkan jejak yang cantik dipandang mata. Sayang, saya hanya bisa memotretnya sambil lalu, karena kendaraan tak bisa berhenti di tepinya.  

[perjalanan] Sejenak di Separi


Desa Separi, terletak di tepian sungai Mahakam. Di dekat daerah tambang yang berpenduduk asli orang Kutai. Sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan pekerja tambang. Menuju desa ini, lumayan membuat badan bergoyang. Sebab jalan yang dilalui penuh lubang dan berdebu. Meskipun di kiri kanan, kadang kala disuguhi pemandangan indah nan menghibur mata.

[perjalanan] Mujahid Sukamaju



Kami tiba di Desa Sukamaju lewat tengah hari, ketika matahari sedang bersinar terik sekali. Bahkan rimbunnya dedaunan tak mampu menghalau sengatan sang baskara.

Senin, 07 Januari 2013

[teaser] Letters to Ing


"Maukah kau menikah denganku?" Hilma yang hendak membubuhkan tanda tangan sontak mendongak mendengar pertanyaan itu. Sepasang matanya mengerjap heran. Pulpen yang dipegangnya jatuh terlepas, rebah di samping buku berhalaman tebal yang lembar pertamanya baru dia coret segaris.
Lelaki itu membuka penutup kotak beledu hitam yang ada di tangannya. Memperlihatkan sebentuk cincin bermata berlian. Sinar lampu membuatnya berkilau.
"Apakah kau bersedia?" Tanyanya sekali lagi.
Hilma tercenung.