Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2017

Perasaan Yang Ditunggu



finally....

Hampir setengah tahun menunggu, akhirnya my new born baby terbit juga ^^

Novela ini saya tulis agak terburu-buru karena saya telat tahu info lombanya. Alhamdulillah saya punya kawan2 yang rajin mengabari kalau enggak tahun ini bisa-bisa 'telur' saya enggak pecah-pecah.

Rabu, 12 Juni 2013

[cerpen] Missing Heel



Tidak ada yang mengalahkan kegilaan Lucy pada sepatu.
Di antara orang yang kukenal, she is totally shoe fetish. Meskipun belum sekaliber Danielle Steel yang punya enam ribu pasang sepatu Christian Louboutin atau Keira Knightley yang bahkan memiliki sepatu yang tak pernah keluar dari kotaknya karena tidak sesuai ukuran kakinya.
Lucy baru memiliki empat puluh tujuh pasang sepatu, jumlah yang cukup abnormal untuk ukuran orang normal. Walaupun harganya masih berkisar ratusan ribu, tetap saja bikin orang menggeleng-gelengkan kepala melihat kesukaannya pada sepatu.

Minggu, 10 Maret 2013

entah....

@google


Aku capek! Keluhnya di antara dentum irama menghentak yang terdengar semakin menggila dari balik pintu tempatnya menyembunyikan diri sejenak.


Senin, 07 Januari 2013

[teaser] Letters to Ing


"Maukah kau menikah denganku?" Hilma yang hendak membubuhkan tanda tangan sontak mendongak mendengar pertanyaan itu. Sepasang matanya mengerjap heran. Pulpen yang dipegangnya jatuh terlepas, rebah di samping buku berhalaman tebal yang lembar pertamanya baru dia coret segaris.
Lelaki itu membuka penutup kotak beledu hitam yang ada di tangannya. Memperlihatkan sebentuk cincin bermata berlian. Sinar lampu membuatnya berkilau.
"Apakah kau bersedia?" Tanyanya sekali lagi.
Hilma tercenung.

Sabtu, 05 Januari 2013

[short movie] A World Without A Bird


No bird soars to high, if he soars with his own wings
A Robin Red breast in cage, puts all the heaven in a rage
A dove house filled with doves and pigeons
Shudder hell thro' all its regions
There was a time when birds, these mythical animal, live among us
Unfortunately, I have never known this period
When I was born, they had already all disappeared

Nothing soars too high, if I soar with my own wings

[William Blake/1757-1827 - an English poet, painter and print maker]

Minggu, 23 Desember 2012

Ing...



Ing...
: padamu aku mengadu

musim beralih lagi, seperti hatimu yang tak pernah menetap
langit perak membawa kabar tak sedap
menumpahkan secawan resah di setiap bulirnya yang jatuh menjejaki bumi

Ketika Sepatu Lucy Hilang



How could I live without my heels?” desahnya sedih. Rautnya tidak jauh beda dengan seorang pecinta kucing yang mengetahui angora kesayangannya telah mati.

Aku bisa mengerti kalau itu kucing tapi ini sepatu!

Sabtu, 22 Desember 2012

#postcardfiction: Mesin Waktu Buat Ibu



Perempuan itu meletakkan tas kerjanya di tepi tempat tidurnya yang terlihat berantakan. Bocah berusia sembilan tahun itu terlelap dengan posisi telentang sambil mendengkur lirih. Beberapa mainan berserakan di sisinya. Perempuan itu tersenyum menatapi wajah malaikat yang ada di hadapannya. Enggan membangunkannya meskipun dia ingin sekali memeluknya. Dia mendesah panjang lalu memungut guling yang jatuh di atas lantai keramik.

Kamis, 20 Desember 2012

#postcardfiction : Pernyataan Rasa



Dear Ing,

Aku masih menyimpan sepatu berpita biru yang kau hadiahkan padaku. Aku belum pernah memakainya keluar rumah. Hanya sesekali mencobanya ketika berada di kamar sendirian. Awalnya aku tak berani melihat bayangan diriku sendiri saat mematut diri di depan cermin. Aku terlihat aneh sewaktu mencoba memadu padankan sepatu itu dengan pakaian yang aku punya. Entah! Rasanya selalu tidak pas. Mungkin karena aku belum terbiasa atau memang hanya aku yang tak ingin berubah.

Jumat, 07 Desember 2012

Broken



Keira terus berlari. Tak peduli luka kecil di kaki kirinya yang berdarah. Luka akibat terjatuh ketika tergesa-gesa menuruni tangga. Perihnya tak sebanding dengan perasaan yang meledak-ledak di di hatinya.
Tak akan pernah bisa sebanding.
“Hati-hati, Kei!” pesan Naomi panik ketika Keira menabraknya. Buah-buah apel yang baru saja dibelinya di minimarket seberang jalan berhamburan di lantai.
“Maafkan aku!” seru Keira terus berlari. Dia tak berhenti untuk membantu Naomi yang bermuka masam karena membereskan kekacauan yang dibuatnya. Sebenarnya dia ingin tapi tak ada waktu.

Rabu, 05 Desember 2012

Aku tak bisa bilang



Fla meletakkan cangkir putih berisi kopi di depan Tegar. Suara cangkir beradu dengan permukaan meja yang berlapis kaca membuat lelaki itu mengangkat kepalanya sedikit  lalu tersenyum sekilas. Jari-jarinya kembali menari di atas keyboard. Membanjiri halaman putih ke sekian dengan kombinasi huruf yang membuat Fla mengalihkan pandangannya.
Dia tak mengerti benar apa yang tertulis di sana. Ada banyak istilah asing yang membuatnya harus membuka kamus atau mencerca Tegar dengan banyak pertanyaan.

Selasa, 04 Desember 2012

Romance in the Rain


Hujan yang mendadak turun membuat lelaki itu menepikan motornya di pinggir jalan. Perempuan berkemeja jingga yang bersamanya, sibuk menutupi kepalanya dengan map plastik di tangan kanannya. Setengah merutuk menghindari hujan, berteduh di depan toko bangunan yang pintunya sudah tertutup rapat.


So Soon



Galaksi berdiri di tengah ruangan yang sengaja dibiarkan tanpa penerang. Supaya dia bisa menyembunyikan tangisan yang meleleh di kedua belah pipinya. “Jadi laki-laki harus kuat!” Kalimat yang diingatnya itu justru membuat kedua kakinya kehilangan tenaga. Luruh ke lantai dengan isak yang tak tidak lagi malu-malu disimpannya hingga membuat dadanya seakan mau meledak.

Minggu, 25 November 2012

Rain Hater





“Tutup jendelanya! Cepat!”

Buru-buru perempuan berkain sarung batik itu berlari menuju jendela yang terbuka lebar. Meraih pegangannya yang terbuat dari besi berukir. Mengunci rapat-rapat. Lalu tak lupa menarik tirai bermotif magnolia hingga ruangan menjadi gelap.